|
Tentang Juragan Tebu
Awalnya saya sangat menggemari minuman es sari tebu ini, dimana rasanya manis
dan aroma tebunya begitu segar, sehingga membuat orang ingin kembali menikmatinya
lagi. Suatu hari saya mencoba kembali lagi untuk membeli es sari tebu dan saya
berbincang-bincang dengan pedagang es sari tebu langganan saya, ternyata beliau
pandapatan perharinya mencapai 150 gelas dengan harga yang sangat terjangkau
yaitu Rp.3.000 saja. Sambil berbincang-bincang, ternyata memang benar mesin
giling tebu beliau jarang sekali nganggur, pembeli selalu saja datang setiap ½
menit. Dari situlah saya berfikir,kenapa saya tidak coba untuk usaha es sari
tebu saja.!!
Akhirnya saya putuskan untuk usaha es sari tebu... Awalnya saya buka counter di
sebelah toko swalayan, selama 3 bulan konsumen tidak tentu.dan ternyata memang
butuh waktu lama jika saya harus membuka counter, min 1 tahun untuk orang-orang
mengetahui. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan gerobak becak, kenapa saya
menggunakan gerobak becak? Alasannya adalah untuk mempermudah karyawan juragan
tebu memperoleh konsumen dan juga memperkecil pengeluaran yaitu pengeluaran
untuk sewa tempat. Karyawan dapat kelokasi dimana saja yang pastinya ramai akan
pengunjung seperti pasar, sekolah-sekolah, kampus, pameran, maupun acara konser
band atau pasar malam. Dan hasilnya sempurna, dalam 1 hari pendapatan penjualan
mencapai 100-135 gelas.
Tanpa disengaja banyak sekali konsumen kami menanyakan tentang Juragan Tebu ini
(bisnis saya ini). Saya pun mulai berfikir untuk me-waralabakan usaha saya ini,
saya pun membuat konsep kemitraan namun ada yang berbeda, manjadi mitra kami
tidak dikenakan royalty fee dan franchisee fee hanya saja para mitra kami
menggunakan bahan baku dari kami atau jenis tebu dari kami. Mengapa demikian?
Karena jenis tebu yang kami gunakan adalah jenis tebu khusus untuk minuman sari
tebu bukan menggunakan tebu pabrik. Tebu yang kami gunakan menghasilkan sari
tebu yang sangat manis, air sari yang bewarna hijau dan aroma tebu sangat begitu
segar (menyengat).
 
Jenis tebu yang digunakan
Jenis tebu yang kami gunakan adalah jenis tebu khusus untuk minuman sari tebu,
ciri ciri tebu kami adalah panjang tebu mencapai 2,5 meter, tebu tahan lama dan
tidak pernah merah pada bagian rosnya, air yang dihasilkan hijau, manis dan
aroma tebu sangat menyengat sehingga sangat segar bagi yang meminumnya.
Juragan Tebu memang khusus menanam jenis tebu ini karena kualitas sarinya yang
dihasilkan sangat baik, oleh karena itu juragan tebu memiliki perkebunan tebu
pribadi untuk mitra-mitra yang bergabung, sehingga para mitra tidak perlu
khawatir akan bahan baku, karena bahan baku selalu ada sepanjang tahunnya.
  
PERKEBUNAN JURAGAN TEBU
  
Keuntungan Menjadi Mitra Juragan Tebu
• Bebas royalty fee
• Kompetitor terbatas
• Target seluruh kalangan
• Banyaknya penikmat minuman es sari tebu
• Harga yang sangat terjangkau dan
Target Market Juragan Tebu
• Tempat wisata
• Pasar
• Kampus
• Sekolah SD ,SMP, SMU
• Tempat keramaian seperti ( acara konser musik, wisuda, pasar malam, pameran,
dll )
• Target sangat luas sekali
Nilai investasi Juragan Tebu ( Mitra Usaha )
 
1 Paket
• Gerobak becak
• Perlengkapan dan peralatan penjualan
• Trainning karyawan dan
• Sudah siap mulai berusaha
Bonus
• 1 ikat tebu
• 100 gelas cup ukuran 14
• Seragam 3 stel berikut 1 topi

Perhitungan Bisnis Juragan Tebu
Perhitungan per-hari 100 gelas
Pengeluaran
1. Bahan baku tebu 1kg = 2 gelas cup ukuran 14 ( 50kg x Rp 2.000 ) = Rp. 100.000
2. Gelas + sedotan + plastik kresek ( Rp. 300 x 100 ) = Rp. 30.000
3. Es batu = Rp. 7.500
4. Bahan Bakar bensin = Rp. 5.000
5. Uang Kas = Rp. 5.000
Total Pengeluaran = Rp. 147.500
Pendapatan per hari
1. Rp. 4.000 x 100 gelas = Rp. 400.000
2. Rp. 400.000 – Rp. 147.500 = Rp. 252.500
Total Pendapatan Per hari = Rp. 252.500
Pendapatan selama 1 bulan
• Pendapatan/ bulan = Rp. 400.000 x 25 hari = Rp. 10.000.000
• Biaya pengeluaran/bulan = Rp. 147.500 x 25 hari = Rp. 3.687.500
Total pendapatan selama 1 bulan = Rp. 6.312.500
Pengeluaran gaji karyawan
• Komisi Dan uang makan karyawan
( Rp. 6.312.500 x 10% + Rp. 10.000 ) x 25 Hari = Rp. 881.250
Pendapatan Bersih selama 1 bulan
( Rp. 6.312.500 – Rp. 881.250 ) = Rp. 5.431.250
Maximum BEP = 3,5 Bulan
|