Franchise Yakisora ~ Peluang Bisnis Makanan

Artikel

Tips Untuk Berpindah Dari Quadrant Kiri Ke Kanan

Author : Zulfikar Hazli
Afiliasi : Cikendak Ayam Bebek Bakar
Tanggal : 2011-02-02
Topik : Memulai Usaha



Pendirian tiang pertama Cikendak

12 bulan yang lalu tepatnya 27 Januari 2010 merupakan episode baru dalam kehidupan karir saya setelah sebelumnya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir saya berkarir di dunia per NGO-an (Internasional NGO). Tentu saja bukan hal yang mudah bagi saya untuk membuat satu keputusan yaitu keputusan untuk tidak lagi menjadi seorang pekerja yang notabene menerima upah yang relatif tinggi setiap bulannya. Apa yang saya alami ketika saat itu dapat saya pastikan juga pernah di alami oleh teman - teman saya atau mereka - mereka yang mempunyai latarbelakang yang sama dengan saya. Memang tidak mudah untuk beralih profesi apa lagi profesi itu totally berbeda dengan pekerjaan kita sebelumnya. Rasa takut gagal, takut kehilangan penghasilan setiap bulan, merasa tidak memiliki keahlian tertentu, merasa tidak berbakat, takut kehilangan tabungan/pesangon yang telah sekian lama dinanti-nantikan, merasa tidak ini tidak itu, so many rasa ketakutan yang muncul ketika itu. Namun dalam diri saya begitu kuat pula panggilan untuk menentukan perjalanan hidup saya 5-10 tahun ke depan apakah saya ingin terus menjadi orang yang selalu menantikan tanggal 25 setiap bulannya atau menjadi orang yang justru membuat orang lain menantikan tanggal 25 itu, hingga akhirnya saya membuat keputusan itu yaitu keputusan untuk tidak lagi menjadi orang yang berpenghasilan tetap setiap bulan melainkan menjadi orang yang tetap berpenghasilan setiap bulan alias menjadi seorang wirausaha yang full time.

Sesungguhnya setiap ketakutan-ketakutan yang saya sebutkan tadi adalah hal yang sangat manusiawi dan normal. Karena sudah menjadi takdir manusia bahwa manusia ingin selalu merasa aman dan nyaman dalam menjalankan kehidupannya. Apalagi kalau rasa aman dan nyaman itu sudah bersentuhan dengan materi/uang, bisa dipastikan kita manusia akan lebih memilih berada pada zona aman dan nyaman yang stabil/pasti daripada coba-coba dengan sesuatu yang belum tentu bisa lebih baik daripada apa yang telah kita dapatkan saat ini. Oleh karena itu dalam tulisan ini saya ingin mencoba berbagi kepada anda semua tentu saja yang berkenan membaca tulisan saya ini tentang berbagai hal yang telah dan sedang saya alami sejak saya mempersiapkan diri saya untuk menjadi seorang wirausaha fulltime hingga bagaimana akhirnya saya menjatuhkan pilihan ke bidang kuliner yaitu bidang yang saya yakini bahwa saya mampu menjalankannya.

Ada 1 teori yang saya anggap dapat dijadikan rujukan bagi teman-teman yang ingin memulai suatu usaha, yaitu teori yang saya sebut Teori 4 Mampu. Mampu Pertama yaitu Mampu Membiayai, artinya apa pun jenis usaha yang akan kita pilih untuk kita jalankan nantinya maka kita perlu menilai kemampuan financial kita. Apakah kita mampu untuk membiayai usaha yang telah kita pilih tersebut atau tidak. Tujuannya jangan sampai kita kehabisan amunisi sebelum bertempur. Karena bagi start up bisnis tidak hanya membutuhkan dana untuk mempersiapkan usahanya beroperasi tapi juga perlu mempersiapkan dana cadangan sebagai antisipasi apabila di 3 bulan pertama usaha kita belum berjalan sesuai harapan. Mampu Ke dua yaitu Mampu Memikirkan, artinya setelah secara financial kita merasa mampu membiayai usaha yang telah kita pilih itu maka kita perlu melihat kedalam diri kita lagi apakah kita mampu untuk memikirkan segala aspek, tuntutan dan konsekwensi dari jenis usaha yang telah kita pilih itu. Tujuannya agar kita siap menghadapi segala kendala yang akan muncul baik itu dari tahapan persiapan hingga usaha itu akan mulai dijalankan. Mampu Ke tiga yaitu Mampu Mengembangkan, artinya setelah kita melawati 2 Mampu sebelumnya maka Mampu yang ke Tiga menjadi sangat penting untuk menjaga kestabilan usaha kita. Setiap pengusaha ingin usahanya bertahan kemudian selanjutnya berkembang menjadi usaha yang stabil dan mapan oleh karenanya kita perlu menambah pengetahuan, referensi, dan khasanah diri kita dengan hal-hal yang baru agar usaha kita terus berinovasi sehingga brand usaha kita akan eksis selamanya. Mampu yang Ke empat yaitu Mampu Menangung Resiko, artinya kita harus mempersiapkan diri kita untuk sesuatu yang terburuk apabila suatu resiko terjadi pada usaha kita itu. Apakah itu yang berhubungan dengan resiko yang sifatnya uncontrollable seperti bencana alam, krisis ekonomi dunia, dll atau yang berhubungan dengan kesalahan tata kelola / mismanajemen dan persaingan usaha. Sehingga apabila resiko-resiko tadi terjadi pada usaha kita sebagai wirausaha kita telah siap baik secara mental maupun financial.

Kemudian muncul pertanyaan seperti ini, "saya merasa memiliki kesanggupan untuk menjalankan 4 Mampu tadi hanya saja sekarang yang menjadi masalah adalah saya tidak memiliki cukup ide, bakat, dan juga kreatifitas yang bisa dijadikan sebagai pilihan usaha. Kemudian apa yang harus dilakukan?"

Berdasarkan pengalaman yang saya alami dan lakukan sebelum saya menjalankan usaha saya sekarang adalah saya menerapkan suatu ilmu yang saya sebut Ilmu Terapan baru yaitu Ilmu Tearapan ATM, yaitu Ilmu AMATI - Ilmu TIRU - Ilmu Modifikasi.

Untuk memperoleh ide kita bisa meng-Amati usaha/bisnis orang lain yang telah atau sedang berjalan. Apapun jenis usaha itu bisa kita jadikan model awal / referensi untuk selanjutnya kita jadikan contoh kajian sebelum kita memulai suatu usaha. Hanya saja sebelum kita memutuskan untuk memilih suatu jenis usaha maka saran saya kita harus kembali lagi melihat ke Teori 4 Mampu yang saya sebutkan diatas tadi sehingga pilihan yang telah kita ambil akan benar-benar dapat kita wujudkan menjadi suatu usaha baru milik kita.

Selanjutnya, jika kita merasa kesulitan untuk menemukan suatu ide yang orisinil/baru maka Meniru adalah langkah paling jitu untuk memulai suatu usaha baru. Meniru tidak diharamkan dalam dunia bisnis justru persaingan para raksasa-raksasa bisnis dunia merupakan hasil proses dari saling tiru meniru diantara mereka untuk dapat menguasai pasar, asal saja apa yang di tiru itu dapat kita kembangkan menjadi produk yang lebih unggul tentunya.

Kemudian agar hasil produk yang kita tiru itu bisa memenangkan persaingan pasar maka perlu kita lakukan Modifikasi yang cermat & jitu guna memiliki keunikan dan keunggulan sendiri sehingga memiliki daya saing yang fenomenal di kancah bidang usaha sejenis yang akhirnya pelanggan akan memutuskan membeli produk kita itu.

Paparan saya di atas merupakan bukti nyata atas apa yang telah saya lakukan selama 12 bulan terakhir dimana bisnis saya saat ini merupakan hasil pembuktian dari implementasi "Teori 4 Mampu + Ilmu Terapan ATM" tadi. Bisnis saya merupakan hasil dari pengamatan, peniruan, dan pemodifikasian dari sekian banyak usaha bidang kuliner yang pernah saya amati selama perjalanan hidup saya, yang kemudian saya berikan sedikit modifikasi sehingga menjadi suatu usaha baru yang bisa dikatakan "Orisinil".

Robert T. Kiyosaki dalam bukunya "The Cash Flow Quadrant" dan "Business School" mengatakan bahwa memang tidak mudah untuk berpindah quadrant , dari kiri quadrant yang merupakan active income concept ke kanan quadrant yang merupakan passive income concept. Tidak hanya dibutuhkan kemampuan dan keberanian secara financial tetapi juga sangat dibutuhkan keberanian secara mental emosional dalam diri kita. Karena 90% manusia di dunia ini memang berada pada kiri quadrant sedangkan hanya 10% saja yang berani berada di kanan Quadrant. Namun Robert memberikan mengatakan jika saat ini anda sedang berada disebelah kiri tetapi diri anda ingin sekali berpindah ke kanan maka langkahkan saja 1 kaki anda ke kiri quadrant tidak perlu kedua-duanya sehinga diri anda akan berproses dengan keadaan itu sampai akhirnya diri anda yakin untuk melangkahkan kaki anda lainnya ke kanan quadrant.

David J. Schwartz dalam bukunya "Berpikir dan Berjiwa Besar" mengatakan bahwa sesungguhnya kesuksesan itu bukan ditentukan dari siapa anda, darimana asal anda, anda keturunan apa, dan apa sekolah anda. Tetapi ditentukan oleh seberapa besar anda mampu mengembangkan ide-ide dalam diri anda & seberapa besar pula cara berpikir kita jika dibandingkan dengan cara berpikir orang rata-rata. Untuk itu milikilah impian agar hidup anda memiliki tujuan.

Kutipan di atas telah memberikan tuntunan yang luar biasa bagi kehidupan saya pribadi hingga akhirnya saya telah membuktikannya sendiri. Tidak ada jalan pintas untuk meraih ke sukses an. Butuh perjuangan, pengorbanan, & pengertian untuk meraih sukses itu. Jika meraih ke sukses an itu mudah maka seluruh manusia di dunia ini tidak ada lagi yang mau menjadi pekerja. Hanya mereka yang mau membayar "harga" nya bisa mendapatkan kesuksesan itu.

Seperti ungkapan yang selalu saya katakan bahwa "success is a journey not a destination", bahwa ukuran kesuksesan itu bukanlah dilihat dari hasil akhirnya tetapi dari proses yang mampu dilewati untuk mencapai hasil akhir yang kita impikan itu. Karena percayalah tidak ada kata "instant" untuk menggapai suatu kesuksesaan.

Akhir kata saya ingin sampaikan bahwa Kerja keras, Optimis, Percaya diri, , Inovasi, Fokus, & Antusias ( KOPIFA ) akan dapat mengantarkan kita mencapai apa yang kita impikan.

Selamat menentukan pilihan hidup anda, karena pilihan yang anda ambil sekarang akan menentukan perjalanan hidup anda berikutnya.

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2011, semoga spirit , ide-ide baru dan tentu saja kesuksesan akan kita raih. Amin.....

Zulfikar Hazli
Owner Cikendak Ayam Bebek Bakar



Artikel Terkait

>
Mutiara Jiwa Wiraswasta ( Tanggal : 2008-07-15 )
Author : Rusman Hakim           Afiliasi : Gacerindo.com
   
>
Bisnis Itu Permainan, Bukan Ilmu Pengetahuan...! ( Tanggal : 2008-02-11 )
Author : Rusman Hakim           Afiliasi : Gacerindo.com
   
>
Terjun Langsung Ke Dunia Usaha...! ( Tanggal : 2008-01-09 )
Author : Rusman Hakim           Afiliasi : Gacerindo.com
   
>
Memulai Usaha Dari Sebuah Gagasan..! ( Tanggal : 2008-05-30 )
Author : Rusman Hakim           Afiliasi : Gacerindo.com
   
  Daftar Seluruh Artikel

 
Franchise Tahu Gila ~ Peluang Bisnis Tahu Goreng Crispy
Franchise Tahu Gila ~ Peluang Bisnis Tahu Goreng Crispy